Sejak belasan tahun warga di Nanga Gonis, Sungai Putat, Sungai Asam dan Sebedau menanti kehadirnan Listrik Negara, sekarang penantian mereka terjawab. Melalui program sehari sejuta sambungan (Gress ke-II), salah satu program Nasional dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) melaui PT PLN Ranting Sekadau yang bermitra dengan CV. Savana yang ditunjuk untuk menangani instalatir pemasangan listrik Gress kedua di ‘Bumi Lawang Kuari’ dinilai berhasil direalisasikan kepada 602 pelanggan.
Sementara itu, Kepala PT PLN Ranting Sekadau, Yudianto, mengatakan untuk Gress ke-II pemasangannya di prioritaskan kepada 600 pelanggan tunggu lama. “Daftar tunggu lama lebih diprioritaskan, terutama bagi jaringan yang sudah terpasang. Target kita grees ke dua ini tercapai,” ujarnya.
Sementara itu, ketika di konfrimasi kepada CV Savana, melaui penanggungjawab lapangan, Edi Amin mengatakan, pihaknya sebagai perusahaan yang ditunjuk untuk melakukan pemasangan instalatir berhasil melakukan pemasangan di sejumlah wilayah berdasarkan daftar tunggu antrian PLN sesuai dengan target. yakni pemasangan diprioritaskan pada daya 450 VA.
“Alhamdulilah tidak ada kendala yang terlalu fatal saat tim kami melakukan pemasangan meteran listrik di rumah-rumah, sesuai target tim realisasi program grees ke dua ini,” ungkap Edi.
Kemudian ia mengatakan pada Gress ke III mendatang, persayaratan sama dengan permohonan pemasangan grees ke II. Yakni menggunakan surat kuasa yang diterbitkan oleh CV Savana untuk pemohon, karena surat kuasa tersebut ditandatangani langsung oleh pemohon dan pimpinan perusahaan.
Menurutnya, biaya terkait pemasangan instalasi listrik sebesar 2,5 juta rupiah. Biaya tersebut meliputi kabel, dan 3 titik saklar. Meskipun demikian lanjutnya, masing-masing kecamatan akan dikenakan biaya tambahan yang jumlahnya bervariasi sesuai dengan jarak tempuh antara instalatir pusat di Sekadau dengan lokasi yang dituju.
“Biaya pemasangan tergantung jarak kecamatan dari kota sekadau. Nanti akan dikenakan biaya transport yang bervariasi, tergantung jarak antara kantor pusat kita di Sekadau dengan lokasi pemasangan,” jelas Edi. (Bagus Kosminto/Borne Tribune)

















