Navigasi BERITA Terkini Wabub Sekadau Buka Sosialisasi PPLS

Wabub Sekadau Buka Sosialisasi PPLS

Email Cetak PDF

Wakil Bupati Sekadau, Rupinus mengharapkan kegiatan pendataan program perlindungan sosial 2011 yang dilakukan BPS Kabupaten Sekadau dapat dirasakan benar-benar oleh masyarakat di sekadau. “Mudah-mudahan dengan kegiata ini program pemerintah bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Wakil Bupati Sekadau Rupinus saat membuka sosialisasi Pendataan ProgramPerlindungan Sosial (PPPS) di Aula Kantor Bupati Sekadau 15 Juli 2011 lalu.

Menurutnya, selama ini ada sebagian program pemerintah yang belum diketahui dan dirasakan masyarakat, oleh karena data yang kurang akurat. “Maka kendala seperti ini dapat di minimalkan oleh petugas dilapangan. Kemudian masyarakat dan petugas harus jujur dalam memberikan keterangan yang sebenar-benarnya dengan kondisi yang ada,” pinta Rupinus.

Orang nomor dua di Bumi Lawang Kuari ini mengharapakan dengan dukungan data yang akurat nanti tidak ada komplain dari masyarakat. “Maka kami minta masyarakat jujur, sesuai dengan kondisi mereka. Jika layak kita akan buat data sesuai yang riil dilapangan,” jelasnya.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sekadau menargetkan sekitar 16.000 masyarakat dengan tingkatan ekonomi menengah kebawah menjadi sasaran Pendataan ProgramPerlindungan Sosial 2011. Menurut Kepala BPS Sekadau, Munawir, dengan tim 58 orang mereka akan melakukan pekerjaan maksimal dilapangan, untuk memperoleh data yang akurat dengan berbekalr database hasil sensus penduduk pada 2010 lalu.

“Sebetulnya secara keseluruhan kita disekadau ini kami data sekitar 36 persen, dan masih rendah dari beberapa kabupaten lain di kalbar. Ini tandanya masyarakat kita terjadi penurunan angka sasaran PPLS, dan lebih baik dari daerah lain,” ungkap Munawir kepada sejumlah wartawan usai sosialisasi PPLS,Jjumat 15 Juli 2011.

Ia menjelaskan dengan data PPLS dan capaian program Nasional tersebut nantinya, dapat mendukung dengan data yang akurat. Termasuk dapat menselaraskan capaian dari pemerintah pusat, pemerintah daerah akan sasaran perlindungan dan implematasi bantuan sosial kepada masyarakat, mulai dari program BLT, Jamkesmas, Raskin, PKH, Termasuk BOS, Jampersal dan berbagai program pemerintah lainnya. “Sasaran kita 40 persen masyarakat menegah kebawah yang di kategorikan, masyarakat miskin, rentan miskin, sesuai daengan data intensitas kemiskinan,” ucapnya.