Wakil Bupati Sekadau Rupinus, SH, M.Si beserta rombongan menggelar Safari Ramadan di Masjid besar Al-Muhajirin Desa Setuntung Kecamatan Belintang, Kamis (18/8/2011). Safari Ramadan yang dilaksanakan di Desa Setuntung ini merupakan hari yang keempat setelah, di Belitang Hulu, Nanga Koman dan Batu Pahat. Tiga kecamatan lagi dalam waktu dekat akan dilanjutkan di kecamatan Sekadau Hilir, Sekadau Hulu dan Belitang Hilir.
Dalam arahannya Wakil Bupati Rupinus, mengatakan safari Ramadan merupakan kegiatan rutin Pemerintah Kabupaten Sekadau yang dilaksanakan setiap tahun. Dijelaskan orang nomor dua di Bumi Lawang Kuari ini tujuan dilaksanakannya safari ramadhan, yaitu untuk memotivasi masyarakat menunaikan ibadah puasa dengan iklhas. “Safari Ramadan wujud kegembiraan umat muslim, untuk itu laksanakanlah dengan ikhlas dan tulus,” ucap mantan camat Nanga Mahap ini.
Pria asal Pantok Kecamatan Nanga Taman ini mengharapkan setiap umat muslim yang ada di seluruh masyarakat kabupaten Sekadau agar selalu bersikap ramah dan tersenyum. Sikap itu hendaknya dipelihara dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. “Ibadah puasa ini sebagai moment untuk meningkatkan kualitas iman bagi umat muslim yang saya cintai.
Wabub juga mengharapkan perbedaan yang ada hendaknya dipelihara dengan baik, sehingga terwujudnya masyarakat yang damai dan tentram. Selain itu, Wabub juga meminta kepada umat yang bukan muslim supaya menghargai umat muslim yang sedang melaksanakan puasa. “Mari kita tingkatkan kerukunan umat beragama yang selama sudah terjalin dengan baik,” papar wabub.
Senada, Kepala Kantor Agama Sekadau M Taufik dalam tausiahnya meminta kepada umat Muslim agar meningkatkan kualitas iman. “Senyum hal paling mudah,” jelas dia.
Lebih jauh, Taufik mengajak seluruh peserta untuk turut serta membangun tanah air dengan cinta. Karena membangun bangsa merupakan bagian dari iman. “Tak kenal maka tak sayang,” ujarnya. Sementara itu, Camat Belitang Hulu, Batur mengutarakan kedatangan Bupati dan rombongan untuk mempererat tali silaturahmi. “”Jangan sampai kendur,” papar dia.


















