Navigasi BERITA Terkini WAKIL BUPATI SAFARI NATAL DI AMAK

WAKIL BUPATI SAFARI NATAL DI AMAK

Email Cetak PDF

Safari Natal Bupati Sekadau Simon Petrus dan Wakil Bupati Rupinus Sekadau hari pertama di Balai Adat Dusun Amak Desa Sei Kunyit Kecamatan Sekadau Hulu Selasa (6/12/2001). Safari Natal hari pertama dipimpin oleh Wakil Bupati Sekadau Rupinus, SH, M.Si. Wakil Bupati Rupinus menyampaikan permohonan maaaf bupati sekadau karena safari natal hari pertama di Dusun Amak tidak dapat dihadiri bupari Sekadau Simon Petrus, karena baru tiba dari tanah suci Yerusalem, Roma Vatikan.

Tampak hadir  dalam kegiatan tersebut, Asisten bidang Pemerintahan, Sosial dan Ekonomi, para kepala dinas, badan, kantor di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sekadau, Muspida Kabupaten Sekadau, Wakil Ketua PKK Ny. Rupinus, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sekadau, para kepala desa beserta perangkatnya, dan umat di Dusun Amak.

Rombongan safari natal tiba di Dusun Amak sekitar pukul 11.00 wib siang. Rombongan wakil bupati Sekadauyang berjumlah puluhan orang itu disambut dengan prosesi adat dayak setempat. Masing – masing rombongan yang datang ditabur dengan beras kuning, sebagai tanda penghormatan kepada tamu agung.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Seakdau Rupinus mengatakan, kegiatan safari natal yang dilaksanakan kali ini merupakan kegiatan rutin pemerintah daerah kabupaten sekadau yang dilaksanakan setiap tahun ditiap – tiap kecamatan. Orang nomor dua di Bumi lAwang kuari ini menjelaskan adapun tujuan pemerintah daerah melaksanakan  safari natal maupun safari ramadhan adalah tidak lain untuk memfasilitasi umat, agar memaknai natal sebagai hari yang mendamaikan bagi sesama manusia. Tujuan lain dilaksanakannya safari natal ini juga sambung Rupinus sebagai tali silahturahmi antara pemerintah kabupaten sekadau dengan masyarakat khususnya bagi masyarakat yang akan merayakan natal.

Dikatakan Ketua DAD Kabupaten Sekadau ini, tema besar natal tahun 2011 yang telah disepakati bersama antara konferensi wali gereja ( kwi ) dan persekutuan gereja – gereja indonesia ( pgi ) adalah “bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar” (yes. 9:1a)”

“Tema yang telah dirilis antara KWI dan PGI ini menggugah pikiran dan dapat menjadi inspirasi bagi kita untuk berbuat kebaikan. kebaikan yang dimaksud adalah kebaikan dalam berperilaku, beragama, berbangsa dan bernegara” terang Rupinus.

Terakhir dalam sambutannya Rupinus berharap melalui perayaan natal yang akan dilaksanakan tanggal 25 desember 2011 nanti, bapak ibu dapat memperbaharui semangat pengharapan di hati masing-masing, mampu merefleksikan rasa kasih dalam kehidupan, serta mampu membangun semangat juang yang tinggi dalam membantu pemerintah membangun masyarakat kabupaten sekadau yang sejahtera, mandiri dan demokratis.

“Sambutlah kedatangan sang mesias dengan sederhana dan tidak mencolok karena kita tidak boleh melupakan, bahwa sebagian besar masyarakat kita masih dalam kekurangan,” ucapnya.

Sementara itu dalam kotbahnya pastor Donatus, CP menjagak umat untuk bersabar menantikan kedatangan sang juru selamat. Tak hanya itu dalam menghadapi realitas kehidupan ini juga pastor mengajak umat untuk tak henti-hentinya berdoa kepada tuhan.

Dikatakan Pasotor seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putra telah diberikan untuk kita, lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. Tokoh inilah yang disebutnya juga di dalam nubuatan itu sebagai “Terang yang besar” dan “yang dilihat oleh bangsa-bangsa yang berjalan dalam kegelapan. Inilah Kabar Gembira tentang kedatangan Sang Juruselamat, Yesus Kristus, Tuhan kita. “Umat sekalian juga diajak untuk terus berbuat kebaikan, karena hidup yang baik adalah terang bagi sesame,” paparnya.