Perlunya Komitmen dalam Pelaksanaan Kampung KB

Perlunya Komitmen dalam Pelaksanaan Kampung KB

Perlunya Komitmen dalam Pelaksanaan Kampung KB

 

Madah Sekadau – Nanga Mahap, Asisten Administrasi Umum Setda Kab.Sekadau, Sapto Utomo meminta komitmen Kepala Desa Batu Pahat yang telah diresmikan sebagai Kampung KB, Rabu (10/10) untuk terus melaksanakan program dan kegiatan yang menjadi dasar Kampung KB sebagai upaya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Batu Pahat Kec.Nanga Mahap Kab.Sekadau, Kalbar.

Pencanangan Kampung KB merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat melalui fungsi Agama, reproduksi, kasih sayang, perlindungan pendidikan, sosial budaya, ekonomi dan pelestarian lingkungan, serta perlunya partisipasi aktif masyarakat dalam Kampung KB sebagai basis utama dalam proses kemajuan dan pemberdayaan desa untuk menuju masyarakat yang mandiri.

“Hal-hal yang berkenaan dangan Kampung KB seperti peningkatan kualitas keluarga, dan perubahan daripada mindset perilaku masyarakat harus mampu kita dukung, sehingga dalam kondisi tertentu kepala desa harus cerdas dalam melihat kondisi desanya, mana yang akan menjadi prioritas”,Ungkap Asisten Administrasi Umum Setda Kab.Sekadau, Sapto Utomo.

Selanjutnya ia mengatakan bahwa, hal yang terpenting dari Kampung KB ini adalalah komitmen dari kepala desa, karena Kampung KB itu berada di desa maka untuk hal yang bersifat perencanaan, pelaksanaan, dan sampai pada evaluasi dilakukan langsung oleh kepala desa.

“Yang paling terpenting adalah komitmen dari kepala desa itu sendiri karena kampung KB itu berada di desa, maka hal yang bersifat perencanaan, pelaksanaan sampai dengan evaluasi dilakukan langsung oleh kepala desa dan dalam hal pemantauannya, baru berada di tingkat OPD yang bersangkutan terutama OPD dinas Kesehatan, Pengedalian Penduduk dan KB yang dominan untuk memberikan pembinaan kepada desa Kampung KB”,Jelasnya.

Terpilihnya Desa Batu Pahat untuk dicanangkan sebagai desa Kampung KB disebabkan oleh berbagai faktor yang perlu diperhatikan terutama jumlah peserta yang ber-KB dalam jangka panjang seperti MOW, IUD, dan implan masih sangat rendah. Hal ini senada dengan yang disampaikan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Kab.Sekadau, ST.Emanuel.

“Untuk kedepannya, Kampung KB yang sudah ditunjuk seperti Desa Batu Pahat ini agar bisa semaksimal mungkin dapat dijangkau oleh layanan kesehatan, terutama masalah ber-KB ini. Harapan kita kedepan untuk pemerintahan di kecamatan dan desa agar terus meningkatkan kerja sama dengan pihak instansi terkait supaya lebih mantap, dan jangan hanya sampai disini, kedepannya harus lebih baik lagi”,Tegasnya.

Kepala Desa Batu Pahat, Suparjo mengucapkan terima kasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Sekadau yang melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB sebagaimana telah menetapkan Desa Batu Pahat menjadi kampung KB. Ia juga berharap, dengan ditunjuknya Desa Batu Pahat menjadi desa Kampung KB dapat meningkatkan kesejahteraan dan menjadikan masyarakat di Desa Batu Pahat lebih mandiri.

“Semoga dengan ditetapkanya Desa Batu Pahat ini menjadi desa Kampung KB, kedepannya masyarakat kami bisa sejahtera dan mandiri. Komitmen saya selaku kepala Desa Batu Pahat tentunya mendukung tentang program-program yang tersedia dalam Kampung KB, baik dari sisi fisik maupun pendanaannya sepanjang itu telah diatur dalam peraturan Perundang-undangan”,Tutur Suparjo.

Desa Batu Pahat merupakan Desa ke-4 yang dialokasikan sebagai Kampung KB di Kab.Sekadau pada tahun 2018, dimana sebelumnya telah dilaksanakan di 3 Desa yaitu Desa Tanjung, Dusun Enteras Desa Sungai Ayak II, dan Desa Merapi. (Madah Sekadau/Yandi/Halim Dirgantara)