Bupati Sekadau Meninjau Penyeberangan Sungai Asam–Sunyat

Bupati Sekadau Meninjau Penyeberangan Sungai Asam–Sunyat

Bupati Sekadau Meninjau Penyeberangan Sungai Asam–Sunyat

 

Belitang Hilir, Madah Sekadau - Bupati Sekadau, Rupinus meninjau penyeberangan Sungai Asam–Sunyat yang mulai beroperasi pada 1 Januari 2019. Penyeberangan tersebut menghubungkan tiga kecamatan di Kabupaten Sekadau, yakni Belitang Hilir, Belitang, dan Belitang Hulu.

Bupati Sekadau, Rupinus yang didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau, Zakaria dan pihak PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry meninjau penyeberangan Sungai Asam–Sunyat. Penyeberangan tersebut kini bisa digunakan masyarakat sebagai pengguna jasa penyeberangan.

“Kami melihat memang lalu lintas pengguna jasa penyeberangan ramai dan tanggapan masyarakat juga bagus,” ujar Rupinus disela-sela meninjau penyeberangan Sungai Asam–Sunyat, Rabu (2/1).

Rupinus mengungkapkan, peninjauan itu dilakukan untuk melihat fasilitas yang ada. Untuk tahap awal, kata dia, fasilitas yang ada cukup memadai. Namun, secara perlahan dan bertahap apa yang dirasa masih kurang akan terus dibenahi.

“Tapi dengan ini juga sudah cukup bagus. Terima kasih kepada ASDP yang sudah melakukan aktivitas disini (Sungai Asam–Sunyat, red),” ucapnya.

Rupinus berharap, kegiatan aktivitas sehari-hari dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa penyeberangan bisa berjalan dengan baik. Ia mengatakan, secara bertahap hal itu juga akan disosialisasikan kepada masyarakat.

“Secara umum tanggapan masyarakat bagus. Ada yang minta ditambah dua kapalnya. Nanti akan dilihat, banyak tidaknya pengguna jasa penyeberangan dan ini akan terus dibenahi,” ungkap Rupinus.

Beroperasinya penyeberangan tersebut tentu pemerintah daerah memiliki tanggung jawab, yakni memberikan kenyamanan dan keamanan kepada pengguna jasa penyeberangan. Terlebih, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. 

“Sekarang penyeberangan layak sudah disiapkan. Tinggal masyarakat siap tidak menerimanya,” tambah Rupinus.

Rupinus menegaskan, pemerintah terus berusaha dan berupaya untuk menyiapkan fasilitas yang aman dan terjamin. Bahkan, adanya asuransi. Langkah tersebut dilakukan dalam rangka memberikan kenyamanan dan keamanan serta perlindungan kepada masyarakat.

“Kita tidak tahu akan hal-hal yang tidak diinginkan dikemudian hari. Tapi pemerintah memberikan perlindungan dan kenyamanan bagi pengguna jasa penyeberangan. Kepada masayrakat silahkan pergunakan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (Madah Sekadau/DM/Yandi)