Dibuat 1 bulan yang lalu
Dilihat 164
Belitang Hulu, Madah Sekadau - Kecamatan Belitang Hulu, mendeklarasikan Open Defecation Free (ODF) Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Pilar 1-3 tingkat Kecamatan Belitang Hulu, Selasa (29/7/2025). Deklarasi ODF Kecamatan Belitang Hulu ini menjadi pamungkas ODF 7 kecamatan Se-Kabupaten Sekadau.
Deklarasi ODF Tingkat Kecamatan Belitang Hulu yang digelar di Halaman Kantor Camat Belitang Hulu tersebut, dirangkai sekaligus dengan pendeklarasian ODF dua Desa di Kecamatan Belitang Hulu yaitu, Desa Balai Sepuak dan Desa Ijuk.
Adapun deklarasi ODF ini mencakup tiga pilar penting, yaitu, Stop Buang Air Besar Sembarangan, Cuci Tangan Pakai Sabun dan Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sekadau, Subandrio, mengatakan deklarasi ODF di Kecamatan Belitang Hulu ini merupakan ODF terakhir dari tujuh kecamatan yang ada di Kabupaten Sekadau.
"Setelah semua kecamatan yang ada di Kabupaten Sekadau ini ODF, kita akan memasuki tahap berikutnya yaitu deklarasi ODF tingkat Kabupaten,"Ucapnya.
Wabup Subandrio menambahkan bahwa, kesehatan masyarakat adalah hukum tertinggi. Pemerintah daerah bisa berbicara soal pembangunan infrastruktur, tapi tanpa kesehatan, semua itu tidak akan berarti.
"Kesehatan masyarakat sangat penting. Menurut para ahli, derajat kesehatan dipengaruhi oleh empat faktor yaitu, lingkungan sebesar 40 persen, perilaku sebesar 30 persen, pelayanan kesehatan sebesar 20 persen, dan genetik atau keturunan sebesar 10 persen. Itu sebabnya kita harus perbaiki lingkungan dan perilaku, seperti tidak BAB sembarangan dan menjaga kebersihan,"Tegasnya.
Lebih lanjut, Wabup Subandrio mengatakan bahwa Pemerintah Daerah sangat konsen dalam pembangunan pada bidang Kesehatan. Sebagai implementasinya saat ini Kabupaten Sekadau sudah memiliki 13 Puskemas.
"Kita sudah punya 13 Puskesmas, 3 diantaranya berada di kecamatan belitang hulu dan untuk tahun ini kita upayakan menambah 1 puskemas lagi di kecamatan belitang hulu yaitu di desa sungai tapah,"Tutupnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan PP & KB Kabupaten Sekadau, Nuryanto Hendro Wibowo, menjelaskan bahwa STBM adalah pendekatan strategis untuk mengubah perilaku hidup bersih dan sehat melalui pemberdayaan masyarakat.
Lima pilar STBM mencakup stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga, serta pengelolaan limbah cair rumah tangga.
"Untuk mewujudkan lingkungan yang sehat, pemerintah telah mengembangkan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yaitu sebuah pendekatan untuk mengubah prilaku Hygienis dan Saniter memalui pemberdayaan masyarakat,"Pungkasnya.(MadahSekadau/Sal/Hermanto/Ht).