Dibuat 1 bulan yang lalu
Dilihat 50
Belitang, Madah Sekadau - Wakil Bupati Sekadau, Subandrio secara resmi membuka kegiatan Deklarasi Open Deffecation Free (ODF) Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Pilar 1-3 tingkat Kecamatan Belitang di lapangan Bola Lapok Kobi Belitang, Senin (21/7/2025).
Adapun deklarasi ODF ini mencakup tiga pilar penting, yaitu, Stop Buang Air Besar Sembarangan, Cuci Tangan Pakai Sabun dan Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sekadau, Subandrio, mengatakan bahwa deklarasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) tiga pilar di kecamatan Belitang merupakan komitmen dan kesadaran penuh masyarakat untuk merubah pola hidup sehat, sebab hanya dengan pola hidup sehat segala penyakit menular bisa ditangkal penyebarannya.
Ia menambahkan, betapa sulitnya para kepala desa, serta para perangkat desa untuk meyakinkan masyarakat agar merubah prilaku hidup sehat.
"Apalagi disini banyak perkampungan yang berada di pinggiran sungai, tentu bukan hal yang mudah dalam mengajak masyarakat untuk meninggalkan jamban sungai dan beralih ke WC standar,"Ucap Subandrio.
Lebih lanjut, Wabup Subandrio mengatakan Kabupaten Sekadau sendiri merupakan yang tercepat dalam deklarasi ODF mulai tingkat desa dan kecamatan, dengan target deklarasi tingkat kabupaten pada Agustus mendatang.
"Ini sebagai bentuk intervensi Pemerintah pada bidang Kesehatan, selain meningkatkan akses pelayanan,"Ujar Subandrio.
"Kita sudah punya 13 Puskesmas, dua rumah sakit, dan saat ini kita sedang upayakan rumah sakit Pratama di wilayah Belitang serta akan membangun lagi tiga puskesmas untuk menunjang pelayanan Kesehatan,"Tutupnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan PP dan KB Kabupaten Sekadau, Henry Alpius, dalam paparannya mengatakan bahwa sekitar 70 persen faktor kesehatan masyarakat disebabkan oleh lingkungan, sedangkan 30 persen disebabkan oleh hal-hal lain, seperti obat-obatan dan penyebab lainnya.
"Ini juga agar menjadi perhatian pak camat selaku kepala wilayah serta para kepala desa dan seluruh masyarakat untuk tetap menjaga komitmen agar tetap konsisten dengan deklarasi ODF, karena warga di Belitang kebanyakan tingal di bantaran sungai Kapuas,"Ujar Henry.
Menurut dia, salah satu bukti bahwa desa itu maju adalah masyarakatnya tidak BABS. Kita di ajarkan untuk hidup sehat dengan mencuci tangan dan mengolah sampah rumah tangga.
Selain itu pengolahan air minum juga menjadi faktor utama untuk mendorong kesehatan masyarakat, misalnya penularan wabah Demam Berdarah (DBD) dapat diantisipasi dengan pengolahan limbah rumah tangga dengan baik.
"Misalnya dengan cara membasmi genangan air sekitar rumah, sebab genangan air dan tempat yang lembab bisa menjadi sarang nyamuk,"Pungkasnya. (MadahSekadau/Sal/Hermanto/Ht).